Rabu, 01 April 2015



 Silat / Pencak Kedidi, seni bela diri tradisional pulau Bangka ini juga sudah hampir punah karena dikuasai oleh beberapa orang tua saja. Silat Bintit dalam sejarah kecamatan mendo barat silat Kedidi diperlihatkan oleh bapak kamarulzaman pada tahun 2007 yang hampir berusia 90 tahun dan meninggal pada pertengahan 2013 disampaikan olehnya kalau silat kedidi tersebut ia pelajari dari Abdul latief dari Mendo Barat pada jaman penjajahan Belanda. Silat kedidi berkarakter tubuh direndahkan dan lebih mengandalkan kekuatan kaki,  olah gerak tangan dan keterampilan tubuh.


Keragaman akan seni budaya yang dimiliki Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekarang sudah semestinya kita berbangga, maka sudah selayaknya bagi masyarakat negeri ini untuk melestarikan dan menjaga ragam seni budaya yang ada. Karena kalau bukan kita, siapa lagi...? Juga tidak lupa mari kita panjatkan puja dan puji syukur kita kehadirat Tuhan Maha Esa yang telah memberi kesehatan dan keselamatan pada kita sebagai masyarakat Bangka Belitung yang memiliki cipta rasa tinggi dan sebagai negari yang berbudi luhur. Sebagaimana yang telah dikaruniakannya kepada masyarakat kita, yaitu sebuah daya kreatifitas tinggi yang diciptakan mulai dari nenek moyang kita hingga generasi muda sekarang. Telah banyak berbagai adat istiadat serta ragam seni budaya yang menjadikan neegeri ini memiliki kekayaan atribut serta kepribadian istimewa dimuka dunia.

Nilai budaya, seni, busana adat dan perbedaan istiadat antar suku diserahkan kepada kebijakan masing-masing masyarakat, tetua adat dan pemerintah setempat dipersilahkan membuat ketentuan dan ideologi masing-masing, pada akhirnya semua budaya tersebut adalah budaya indonesia. Akhirnya azas melayu berupa pembekalan pada generasi muda agar bisa menetralisir masuknya pengaruh teknologi modern tapi tidak membatasi bentuk dari teknologinya.

Berbicara masalah ragam seni budaya yang ada di Indonesia pasti tidak akan pernah ada habisnya. Mengingat begitu banyaknya ragam seni budaya yang terdapat mulai dari Sabang sampai Merauke serta pulau-pulau kecil di Indonesia dengan berbagai macam suku bangsa yang semuanya memiliki ragam seni budaya masing. Tapi semua terangkum menjadi satu yaitu sebuah ragam seni budaya yang ber- BHINEKA TUNGGAL IKA dengan menunjukkan adat ketimuran dan berazaskan Pancasila.



salam budaya,

Moh Agus Yaman
Penata Tari/Artistic